Orangutan Kalimantan. Foto: Rhett A. Butler

Orangutan Kalimantan. Foto: Rhett A. Butler
1. Orangutan sangat suka tidur
Orangutan memiliki kecenderungan untuk banyak tidur di atas pohon. Mereka tidak hanya tidur panjang di waktu malam mulai dari matahari tenggelam hingga terbit keesokan harinya, namun juga bahkan mengatur waktu untuk tidur siang mereka disela waktu aktivitas siang mereka. Saat tidur, mereka tidak khawatir digigit nyamuk, karena mereka biasanya menggunakan daun tarutung sebagai alas tidur mereka. Daun ini adalah sejenis daun yang tidak disukai oleh nyamuk.
2. Orangutan membuat sendiri kasur mereka
Di alam liar, orangutan menata dedaunan dan ranting-ranting pohon utuk membuat tidur mereka nyaman. Kita menyebutnya dengan sarang. Namun, berbeda dengan jenis burung yang bersarang di satu tempat dalam jangka waktu lama untuk perkembangbiakan, orangutan biasanya hanya menempati sarang mereka untuk sesaat saja. Dari keterangan yang didapat dari Orangutan Information Center, orangutan membuat sarang sekitar 2 atau 3 kali dalam sehari dengan lebar kira-kira satu meter. Mereka membuat sarang di pagi hari untuk beristirahat dan bermain. Orangutan betina juga membuat sarang untuk melahirkan.

Orangutan Sumatera. Foto: Rhett A. Butler

Orangutan Sumatera. Foto: Rhett A. Butler
3. Orangutan suka sekali menjalajah
Orangutan liar jarang sekali bermain di atas tanah, hal yang sama juga terjadi dengan orangutan yang sudah tinggal di kebun binatang. Menurut data penelitian berjudul Identifikasi Daerah Jelajah Orangutan Sumatera Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis yang dilakukan oleh Pindi Patana, Bejo Slamet dan Desli Triman Zendrato tahun 2010 silam, orangutan dewasa betina memiliki daerah jelajah sejauh 916 meter per hari di dalam area seluas 12,5 hektar. Sedangkan seekor orangutan jantan dewasa menjelajah sejauh 651 meter per haru di area seluas 46 hektar. Dua hal yang mempengaruhi variasi jarak jelajah dan daerah jelajah mereka adalah ketersediaan makanan dan interaksi sosial.
4. Orangutan juga Memakai payung lho…
Saat hujan tiba, orangutan biasanya memetik daun yang sangat lebar untuk digunakan sebagai payung yang melindungi mereka dari air hujan.

Orangutan Sumatera, tak hanya terancam akibat deforestasi, namun juga pertumbuhan jenis penyakit baru di sekitar mereka. Foto: Rhett A. Butler

Orangutan Sumatera, tak hanya terancam akibat deforestasi, namun juga pertumbuhan jenis penyakit baru di sekitar mereka. Foto: Rhett A. Butler
5. Orangutan bukan monyet
Orangutan bukan masuk dalam kategori monyet, salah satu cirinya adalah karena mereka tidak memiliki ekor yang panjang. Orangutan masuk dalam keluarga kera, secara spesifik kera besar seperti gorilla, simpanse dan lutung. Dalam bahasa Inggris, keluarga primata yang masuk ke jenis monyet disebut dengan monkey, dan keluarga primata yang masuk ke jenis kera, disebut dengan ape. Nah orangutan ini masuk ke jenis yang kedua.
6. Sekuat apakah orangutan?
Menurut informasi dari Orangutan Information Center, orangutan memiliki kekuatan enam kali lipat manusia dewasa, memiliki 4 tangan dan juga gigitan yang sangat kuat. Namun, umumnya orangutan sifatnya tenang dan tidak berbahaya jika tidak diganggu. Jika berpapasan dengan jantan lainnya, mereka biasanya mencoba menghindari perkelahian dengan gaya saling mengancam.

Orangutan Kalimantan, semakin terjepit akibat lajunya angka kehilangan hutan yang menjadi habitat mereka menjadi perkebunan. Foto: Rhett A. Butler

Orangutan Kalimantan, semakin terjepit akibat lajunya angka kehilangan hutan yang menjadi habitat mereka menjadi perkebunan. Foto: Rhett A. Butler
7. Apa makanan kesukaan orangutan?
Makanan utama orangutan adalah buah, yaitu sekitar 60%. Mereka juga suka dedaunan yang masih muda. Sekitar 25% pakan mereka adalah daun yang masih muda. Selebihnya adalah bunga dan kulit pohon sekitar 10% dan serangga kecil seperti semut, jangkrik dan rayap sekitar 5%.

0 komentar:

Posting Komentar